Sejarah Watersport Tanjung Benoa: Dari Pelabuhan Kuno Jadi “Home Base” Permainan Air di Bali

Balipedia ID

Publish:

komentar

Baca: 9 menit

Bagikan

Sejarah Watersport Tanjung Benoa
KEY POINTS
  • Tanjung Benoa, sebagai pusat watersport di Bali, menawarkan berbagai aktivitas permainan air yang menarik bagi wisatawan setiap hari.
  • Sejak abad ke-16, Tanjung Benoa berfungsi sebagai pelabuhan dan desa nelayan, sebelum berkembang menjadi destinasi wisata bahari.
  • Penetapan Tanjung Benoa sebagai kawasan wisata tirta resmi pada 1993 mendorong pertumbuhan investasi dan variasi permainan air yang ditawarkan.

Siap untuk merasakan sensasi seru di Tanjung Benoa? Temukan rahasia pesona wisata bahari Bali yang tak hanya menawarkan adrenalin, tapi juga kekayaan budaya!

Tanjung Benoa di Badung, Bali, dikenal sebagai pusat wisata bahari dan watersport paling populer di Pulau Dewata, dengan puluhan operator permainan air yang aktif melayani wisatawan setiap hari. Perairannya yang tenang, dekat Nusa Dua dan Bandara Ngurah Rai, serta didukung sejarah panjang sebagai pelabuhan dan desa nelayan, membuat kawasan ini ideal menjadi “home base” aktivitas permainan air di Bali.

Kronologi Sejarah Perkembangan Watersport di Tanjung Benoa

1. Era Pelabuhan Dagang dan Desa Nelayan

  • Sejak abad ke-16, Tanjung Benoa telah berfungsi sebagai pelabuhan kecil yang disinggahi kapal dagang dari berbagai daerah, termasuk pedagang Tionghoa.
  • Aktivitas perdagangan itu memunculkan komunitas multietnis (Hindu, Islam, dan Tionghoa) yang hingga kini terlihat dari keberadaan pura, masjid, dan wihara di wilayah yang relatif sempit.
  • Sebelum pariwisata berkembang, mayoritas penduduk Tanjung Benoa menggantungkan hidup sebagai nelayan tradisional dan pelaku usaha kecil berbasis laut.

Baca: Timeline Sejarah Tanjung Benoa

Secara geografis, pantai Tanjung Benoa terlindungi terumbu karang, sehingga ombak besar pecah jauh dari garis pantai dan membentuk perairan yang tenang dan cukup dangkal di dekat pantai. Kondisi ini menjadi modal alami yang sangat cocok untuk olahraga air rekreasi.

Pantai Tanjung Benoa
Pantai Tanjung Benoa

2. Pengenalan Konsep Watersport (1970–1980-an)

  • Tahun 1973 menjadi titik balik penting ketika seorang prajurit TNI AL bernama Amir Sarafudin memperkenalkan aktivitas watersport komersial pertama di Tanjung Benoa berupa jetski dan banana boat.
  • Pada periode yang sama, pemerintah mulai membangun kawasan wisata internasional BTDC Nusa Dua, sehingga muncul ide menjadikan Tanjung Benoa sebagai kawasan penyangga yang khusus fokus pada wisata bahari.
  • Awal 1980-an, ketika hotel-hotel berbintang di Nusa Dua mulai beroperasi, kebutuhan atraksi laut terdekat meningkat dan Tanjung Benoa secara perlahan diarahkan menjadi pusat kegiatan olahraga air.

Tanggal 20 Oktober 1985, I Wayan Suweja mendirikan Benoa Marine Recreation (BMR) yang dikenal sebagai perusahaan watersport pertama yang besar dan terorganisir di Tanjung Benoa, dilengkapi SOP keselamatan modern. Kehadiran BMR memicu lahirnya banyak operator lain seperti Bali Dolphin Watersport, Basuka Watersport, Bayusuta, Aditya, Rai, Ciwa Sempurna, dan usaha sejenis.

3. Penetapan Resmi sebagai Kawasan Wisata Tirta (1993)

  • Pada tahun 1993, Gubernur Bali mengeluarkan SK No.359/1993 yang menetapkan Tanjung Benoa sebagai resor wisata tirta resmi.
  • Penetapan ini membuat Tanjung Benoa diakui sebagai salah satu dari sekitar 16 kawasan wisata tirta di Bali, sekaligus yang paling fokus pada watersport modern.
  • Sejak saat itu, investasi di bidang watersport meningkat pesat, jumlah operator bertambah, dan variasi permainan terus berkembang.

Kebijakan ini juga memperkuat positioning Tanjung Benoa sebagai gerbang utama wisata bahari di Bali, terutama untuk wisatawan yang menginap di Nusa Dua, Jimbaran, dan Kuta Selatan.

SK Penetapan Resmi sebagai Kawasan Wisata Tirta
SK Penetapan Resmi sebagai Kawasan Wisata Tirta

4. Era Konsolidasi dan Penguatan Brand Watersport (2000-an–Sekarang)

  • Memasuki tahun 2000-an, Tanjung Benoa dikenal luas sebagai kawasan wisata bahari terbesar di Bali, ditandai dengan konsentrasi operator, pilihan permainan, dan jumlah kunjungan yang sangat tinggi setiap tahun.
  • Kajian kesesuaian wisata menunjukkan bahwa faktor kedalaman air, kecerahan, kecepatan arus, dan gelombang di Tanjung Benoa cukup sesuai (kategori S2) untuk aktivitas seperti banana boat dan parasailing, dengan nilai indeks sekitar 90%. Cek disini
  • Situs resmi dan portal wisata lokal kini secara konsisten menyebut Tanjung Benoa sebagai “pusat watersport terlengkap #1 di Bali”, menegaskan posisinya sebagai home base olahraga air pulau ini.

Di waktu yang sama, mulai dikembangkan juga konsep wisata edukasi dan konservasi (misalnya Pulau Penyu) agar pertumbuhan industri watersport berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

Jenis-Jenis Permainan Watersport Populer di Tanjung Benoa

Beragam operator di Tanjung Benoa umumnya menawarkan paket permainan air dengan jenis yang relatif mirip, hanya berbeda pada durasi, layanan foto/video, dan fasilitas tambahan. Berikut adalah beberapa jenis watersport yang paling populer:

Baca dulu: Harga Permainan Air Tanjung Benoa

1. Permainan Pemacu Adrenalin

  • Jetski – Mengendarai motor air berkecepatan tinggi di permukaan laut, biasanya ditemani instruktur demi keamanan.
  • Parasailing Adventure – Terbang dengan parasut yang ditarik speedboat, menikmati panorama Teluk Benoa dari ketinggian.
  • Flying Fish – Menggunakan perahu karet khusus berbentuk “ikan terbang” yang ditarik speedboat hingga melayang di atas permukaan air.
  • Wakeboard – Berdiri di atas papan atau ski sambil ditarik speedboat, cocok untuk pencinta tantangan dan keseimbangan.
  • Flyboard – Sensasi terbang di atas air layaknya Iron Man. Dengan menggunakan mesin Personal Water Craft, Anda dapat melayang hingga 15 meter di udara.

2. Permainan Keluarga dan Group Fun

  • Banana Boat – Perahu karet berbentuk pisang yang dinaiki beberapa orang sekaligus, cocok untuk keluarga dan rombongan.
  • Rolling Donut – Mirip banana boat, tetapi dengan bentuk seperti donat yang melingkar, menawarkan sensasi putaran lebih dinamis.
  • Glass Bottom Boat + Pulau Penyu – Perahu dengan dasar kaca yang memungkinkan wisatawan melihat kehidupan bawah laut selama perjalanan menuju lokasi konservasi penyu.

3. Aktivitas Bawah Air dan Eksplorasi Laut

  • Seawalker – Berjalan di dasar laut menggunakan helm khusus berisi udara, sehingga wisatawan bisa bernapas normal sambil memberi makan ikan.
  • Snorkeling – Mengamati terumbu karang dan ikan berwarna di perairan dangkal dekat Tanjung Benoa.
  • Scuba Diving – Menyelam lebih dalam dengan peralatan selam penuh untuk menjelajahi ekosistem bawah laut.

Banyak operator mengemas permainan ini dalam paket watersport yang menggabungkan beberapa aktivitas sekaligus (misalnya: banana boat + jetski + snorkeling) untuk meningkatkan value bagi wisatawan. Cek: tiket watersport Tanjung Benoa

Mau booking langsung untuk wahana yang ada di Tanjung Benoa, silakan kontak kami melalui WhatsApp saja ya:

Dimensi Budaya: Harmoni Tiga Agama & Warisan Pelabuhan

Tanjung Benoa bukan hanya soal adrenalin di atas air, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya yang unik:

  • Sejarah pelabuhan membuat Tanjung Benoa menjadi titik temu berbagai etnis dan agama sejak ratusan tahun lalu.
  • Di kawasan ini, wisatawan dapat menemukan Pura Dalem Ning, Masjid Jami’ Mujahidin, dan Klenteng Caow Eng Bio dalam radius yang berdekatan, mencerminkan harmoni antara masyarakat Hindu Bali, komunitas Muslim, dan warga keturunan Tionghoa.
  • Beberapa ritual keagamaan, upacara adat, dan tradisi nelayan masih dijalankan berdampingan dengan aktivitas watersport dan wisata modern.

Kombinasi antara serunya olahraga air dan kaya nuansa budaya lokal menjadi salah satu diferensiasi Tanjung Benoa dibandingkan destinasi pantai lain di Bali.

Konservasi Lingkungan: Pulau Penyu dan Wisata Berkelanjutan

Pesatnya pertumbuhan watersport menimbulkan tantangan lingkungan, terutama terkait kebersihan pantai, terumbu karang, dan kelestarian satwa laut. Sebagai respon, pemerintah dan masyarakat setempat mengembangkan beberapa inisiatif konservasi:

1. Konservasi Penyu di Pulau Penyu Tanjung Benoa

  • Pulau Penyu Tanjung Benoa menjadi pusat penangkaran penyu hijau (Chelonia mydas) yang dilindungi undang-undang, untuk melindungi spesies yang terancam akibat perburuan dan kerusakan habitat.
  • Kawasan ini dikelola oleh masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah Kabupaten Badung, menggabungkan aktivitas penangkaran (perawatan telur, tukik, dan penyu dewasa) dengan wisata edukatif.
  • Wisatawan yang datang dengan glass bottom boat dapat belajar mengenai siklus hidup penyu, melihat tukik, dan terkadang ikut serta dalam pelepasan penyu ke laut.

2. Pengelolaan Kawasan & Edukasi Wisatawan

  • Program kebersihan pantai dan penataan aktivitas wisata dilakukan agar jalur speedboat, area snorkeling, dan kawasan penangkaran tidak saling mengganggu.
  • Operator watersport semakin diarahkan untuk menerapkan standar keselamatan dan prosedur ramah lingkungan, misalnya pengelolaan bahan bakar dan sampah secara lebih baik.

Inisiatif konservasi ini mendukung citra Tanjung Benoa sebagai destinasi watersport yang juga peduli lingkungan, bukan sekadar pengejar adrenalin semata.

Tanjung Benoa watersport
Kenapa Tanjung Benoa?

Kenapa Tanjung Benoa Layak Disebut “Home Base” Watersport Bali?

Beberapa faktor yang menguatkan positioning Tanjung Benoa:

  1. Kondisi alam ideal: perairan tenang, terlindungi terumbu karang, kedalaman dan arus cocok untuk aktivitas air rekreasi.
  2. Lokasi sangat strategis: dekat bandara, Pelabuhan Benoa, jalan tol Bali Mandara, dan kawasan hotel Nusa Dua.
  3. Sejarah panjang dan pionir watersport: dari pengenalan permainan jetski dan banana boat tahun 1973 hingga berdirinya BMR pada 1985 sebagai pelopor usaha watersport modern di Bali.
  4. Pilihan permainan terlengkap: lebih dari 10 jenis aktivitas, dari permainan keluarga hingga adventure level tinggi, tersedia dalam satu kawasan.
  5. Kombinasi wisata budaya dan konservasi: wisatawan bisa main watersport, mengunjungi Pulau Penyu, sekaligus melihat harmoni budaya lokal dalam satu kunjungan.

Semua hal ini menjadikan Tanjung Benoa tidak hanya sekadar “salah satu” spot watersport Bali, tetapi benar-benar home base dan rujukan utama olahraga air.

Kesimpulan

Sejarah watersport Tanjung Benoa telah melalui perjalanan panjang dari pelabuhan dagang kecil dan desa nelayan multietnis menjadi pusat watersport terlengkap di Bali. Dukungan kondisi alam, kedekatan dengan Nusa Dua, kebijakan pemerintah, serta kreativitas pelaku usaha lokal menjadikan kawasan ini ikon wisata bahari Indonesia.

Dengan hadirnya permainan air yang beragam, nuansa budaya yang kental, dan program konservasi seperti Pulau Penyu, Tanjung Benoa menawarkan pengalaman wisata yang seimbang antara adrenalin, edukasi, dan pelestarian lingkungan. Hal inilah yang mengokohkan posisinya sebagai “home base” watersport di Bali dan destinasi wajib dikunjungi bagi pecinta olahraga air.

Sejarah Watersport Tanjung Benoa
Sejarah Watersport Tanjung Benoa

FAQ Sejarah Watersport Tanjung Benoa

Sejak kapan Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat watersport?

Watersport mulai diperkenalkan di Tanjung Benoa sekitar tahun 1973, dan berkembang pesat setelah berdirinya Benoa Marine Recreation (BMR) pada 1985 serta penetapan resmi sebagai resor wisata tirta pada 1993.

Apa saja jenis permainan watersport yang tersedia di Tanjung Benoa?

Beberapa permainan populer antara lain jetski, parasailing, banana boat, flying fish, seawalker, snorkeling, scuba diving, rolling donut, wakeboard, serta glass bottom boat menuju Pulau Penyu.

Apakah watersport di Tanjung Benoa aman untuk pemula dan anak-anak?

Perairan yang tenang, kedalaman yang relatif aman, serta kehadiran instruktur berpengalaman membuat banyak aktivitas di Tanjung Benoa dirancang ramah pemula dan keluarga, dengan penggunaan jaket pelampung dan standar keselamatan tertentu.

Apa yang membuat Tanjung Benoa berbeda dari pantai lain di Bali?

Selain menawarkan permainan watersport terlengkap, Tanjung Benoa memadukan wisata bahari dengan kekayaan budaya multietnis dan program konservasi seperti penangkaran penyu, yang sulit ditemukan dalam komposisi serupa di pantai lain.

Bagaimana cara mengunjungi Pulau Penyu dari Tanjung Benoa?

Wisatawan dapat menyewa atau memesan paket glass bottom boat dari pantai Tanjung Benoa, kemudian menyeberang sekitar beberapa belas menit ke Pulau Penyu sambil menikmati pemandangan bawah laut melalui kaca di dasar perahu.

Apakah ada upaya menjaga kelestarian lingkungan di tengah ramainya watersport?

Ya, di Tanjung Benoa terdapat program konservasi penyu, pengelolaan Pulau Penyu secara komunitas, serta upaya penataan jalur kegiatan wisata bahari agar tidak merusak terumbu karang dan habitat satwa laut.

Gimana, artikel ini ngebantu?

Kasih bintang, yuk!

Rata-rata skor 5 / 5. Total vote: 8

Belum ada rating. Yuk, jadi yang pertama!

Senang jika artikel ini membantu...

Yuk, sapa kami di media sosial!

Photo of author

Balipedia ID

Balipedia ID adalah agen resmi penjualan tiket wisata di Bali. Menawarkan berbagai pilihan aktivitas seru, mulai dari Bali Safari, watersport Tanjung Benoa, rafting di sungai Ayung dan Telaga Waja, & Dolphin tour Lovina.Kami hadir sebagai solusi praktis untuk liburan Anda di Bali. Dapatkan harga terbaik, informasi lengkap, dan layanan berkualitas untuk berbagai aktivitas wisata populer.Jadikan Balipedia ID partner terpercaya Anda dalam menjelajahi keindahan Bali.

Tags

Tinggalkan komentar